Madame Hillary-Dahsyat-Listrik

Beginilah kerjaan orang pengangguran seperti saya. Kadang duduk manis di depan tv, kadang juga di depan komputer. Kadang, kalau situasi ekstrim, saya duduk di depan komputer sambil mendengarkan tv yang berkoar-koar sendiri di belakang.

Akhir-akhir ini, acara di tv Indonesia pada pagi hari mayoritas adalah acara musik. Isi acaranya hampir sama, ada band yang manggung, ada chart, dan guyonan. Namun kali ini ada yang lain. Di acara Dahsyat, salah satu acara musik di RCTI, kemarin, trio Luna-Olga-Raffi mengatakan bahwa besok (hari ini, red.), mereka akan kedatangan tamu yang super spesial. Ia adalah Hillary Clinton, Menteri Luar Negeri AS. Dalam hati saya penasaran, seperti apa ya kira-kira bila Madame Hillary ada di acara musik seperti ini.

Keesokan harinya (hari ini, red.), saya sebenarnya hampir lupa tentang pengumuman kemarin. Tetapi saya diingatkan oleh mas-mas yang jadi anchor di acara Indonesia This Morning-nya Metro TV (Maaf mas, saya lupa namanya). Beliau mengatakan bahwa Madame Hillary akan datang di acara Dahsyat. Atau kurang lebih begitu yang saya dengar.

Jadi, saya menanti sampai pukul 9. Saya masuk ke dalam situasi ekstrim, duduk manis di depan komputer sambil mendengarkan tv yang berkoar di belakang. Acara pun dimulai. Sejenak saya meninggalkan komputer saya yang tak kalah manis, dan duduk manis di depan tv. Trio presenter sudah mulai membicarakan pertemuan mereka dengan Madame Hillary. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah mewawancarai beliau dan mendapatkan beberapa tanda-tangan. Namun, tanda-tanda kedatangannya belum juga muncul. FYI, acara tersebut diadakan di tempat bu Hillary menginap. Jadi sebenarnya, Dahsyat yang mendatangi Madame Hillary. Tapi enggak apalah, toh yang penting saya mendapatkan jawaban atas keingintahuan saya.

Lagu demi lagu kembali berputar. Namun tanda-tanda kemunculan Madame Hillary belum nampak. Saya pun kembali ke depan komputer manis saya. Saya melanjutkan rutinitas di dunia maya, membaca Slashdot & TechCrunch, sambil baca email dan, tentu saja, Facebook. Ketika saya mendengar suara presenter lagi, saya bergegas kembali ke depan tv. Luna mengatakan bahwa wawancara dengan Madame Hillary baru nanti akan ditampilkan mendekati penghujung acara. Ya sudahlah, saya mahfum bahwa itu adalah taktik untuk mendapatkan pemirsa. Saya pun balik lagi ke komputer.

Karena saya kira masih cukup lama, akhirnya saya memutuskan untuk bermain game. Itung-itung untuk membunuh waktu. Permainan baru berjalan sekitar lima menit ketika hal itu terjadi. Layar komputer tiba-tiba gelap. Keramaian suara musik dari tv di belakang mendadak sirna. Seketika saya menyadari bahwa tegangan listrik sudah tiada. Mendadak saya mendengar suara deru mobil dari atas (FYI, rumah saya berada di tanjakan). Ketika saya mengintip, saya melihat mobil PLN sedang parkir. Bapak-bapak petugas tampak sedang memperbaiki tiang listrik di perempatan atas rumah. Hal ini memang pernah terjadi sebelumnya. Dan berdasarkan pengalaman tersebut, ketika bapak-bapak itu pergi, listrik akan menyala kembali. And we’re live happily ever after.

Namun rupanya perkiraan saya itu meleset. Bapak-bapak itu sudah pergi. Mobil sudah tak ada lagi. Namun listrik tak kunjung menyala. Saya pun inisiatif untuk keluar dan melihat meteran listrik di depan rumah. Diam, meteran itu tidak berputar. Pembantu tetangga di depan rumah tiba-tiba berkata pada saya bahwa listrik akan hidup kembali pukul lima sore. Dan akhirnya saya pun kembali masuk ke kamar dan tidur membawa keingintahuan saya ke alam mimpi. TAMAT.

3 thoughts on “Madame Hillary-Dahsyat-Listrik

  1. heheheheheee,,
    tapi wawancaranya hillary di dahsyat disiar2in lagi di rcti kok, di seputar endonesa dst.. kayaknya bangga banget dahsyat bisa didatengin Hillary

What's in your mind?